PROFIL

logo IES

IES Selayang Pandang

Indonesian Entrepreneur Society merupakan wadah perubahan dan pembelajaran wirausaha. Lembaga ini berbasiskan komunitas  yang merupakan faktor penting guna menata kehidupan masa depan, karena tanpa disadari orang-orang di sekitar kita berperan menentukan arah kehidupan kita.

Dr. Benjamin Bloom dari Universitas Chicago meneliti 100 pemuda sukses dari berbagai bidang, ternyata sebagian besar dari mereka adalah orang biasa, tidak punya bakat yang menonjol. Lingkungan memberikan dukungan  dan pembinaan, kemudian mereka mulai bertumbuh.

Indonesian Entrepreneur Society dibentuk guna menciptakan lingkungan wirausaha yang memungkinkan terjadinya interaksi, saling belajar dan kerjasama  antar anggota. Sehingga terbentuk suatu komunitas yang memungkinkan kita terus bertumbuh.

Gambaran Umum

Krisis ekonomi Indonesia sesungguhnya adalah juga krisis kewirausahaan. Indonesia     telah dibangun oleh perusahaan raksasa yang berdiri karena ditopang oleh berbagai fasilitas pemerintah, bukan oleh wirausahawan sejati yang tangguh yang berkembang atas hasil inovasi bisnis. Krisis ekonomi yang dimulai pertengahan 1997 tak akan sedemikan dahsyat seandainya banyak pengusaha Indonesia yang tumbuh karena jiwa entrepreneurship yang mandiri, kreatif dan inovatif.

Maka, Indonesia kini membutuhkan banyak wirausahawan sejati. Itulah salah satu yang melandasi terbentuknya lembaga yang bernama Indonesian Entrepreneur Society (IES) atau Masyarakat Wirausaha Indonesia, pada tahun 2002.  Pendirinya adalah Bambang Suharno (kini Direktur Eksekutif IES) dan Dr. Rachmat Pambudy (kini pembina IES), serta beberapa entrepreneur muda.

Semangat entrepreneurship bisa dipupuk melalui komunitas. Oleh karena itu, IES membangun komunitas dengan menetapkan kegiatan edukasi entrepreneur melalui yaitu seminar, pelatihan, mentoring/coaching, business gathering, publikasi dan penulisan artikel, penulisan buku, edukasi melalui siaran radio, website dan sebagainya.

Kegiatan IES

Awalnya IES berkonsentrasi pada kegiatan seminar nasional yang mayoritas pesertanya adalah pelaku usaha antara lain :

-      Sistem Profit Sharing
-      Trend Bisnis Otonomi Daerah (Jakarta Convention Center)
-     Sistem Waralaba (Hotel Acacia dan Restoran Bebek Bali)
-     Sistem Syariah Agribisnis (Deptan 2003),
-     Peluang Ekspor Jahe (Hotel Sangri-La Jakarta)

dengan pembicara terkemuka antara lain Dr. Andi Malarangeng,Dr. Faisal Basri, Parni Hadi, Bambang Harimurti (Tempo), Dr. Bayu Krisna Murthi (PSP IPB), dan Dr. Endang S. Thohari

Sejak tahun 2005, IES secara rutin menyelenggarakan Seminar setiap bulan dihadiri oleh kalangan pelaku bisnis maupun calon pelaku bisnis.
Topik seminar yang pernah diangkat antara lain:

-      Bisnis Sambilan (sudah berjalan 48 Angkatan)
-      Langkah Jitu Memulai Bisnis Dari Nol (10 Angkatan)
-      Kontra Akuntansi (2 Angkatan)
-      Seminar Tata Kelola Usaha (10 Angkatan)
-      Seminar Tujuh Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha (3 Angkatan)

Khusus anggota, IES mengadakan training Success Entrepreneur (SE), diadakan dua minggu sekalis pada hari Sabtu dengan 12 topik

Mitra IES

Beberapa perusahaan maupun instansi pemerintah yang telah mengundang IES Guna memberikan training dan seminar , antara lain :

  1. Departemen Kehutanan
  2. Hyundai Motors Indonesia
  3. Departemen Pertanian
  4. Garuda Maintenance Facilities (GMF)
  5. Toko Buku Gramedia
  6. Rumah Sakit Islam Sukapura
  7. PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk
  8. PT Holcim Indonesia
  9. Bank Commonwealth
  10. PT Mulia Industry
  11. Departemen Pertahanan

Beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta yang telah mengundang IES guna memberikan training, antara lain :

  1. Universitas Trisakti
  2. Institut Pertanian Bogor
  3. Universitas Padjadjaran Bandung
  4. S T I E Keuangan & Perbankan Indonesia
  5. Universitas Indonesia
  6. Universitas Gunadarma
  7. Universitas Soedirman
  8. STIE Tunas Nusantara
  9. Universitas Satya Negara Indonesia

Dukungan Media

Semua seminar maupun training mendapat dukungan dari berbagai media, antara lain :

  1. Tabloid Peluang Usaha
  2. Tabloid Peluang Wirausaha
  3. ‘Majalah Wirausaha dan Keuangan
  4. Majalah SWA
  5. Radio Pelita Kasih (RPK) 96.3 FM
  6. Radio Bahana 101.8FM
  7. Radio Delta 99,1FM
  8. Radio Bisnis Pass FM 92.4 FM
  9. Radio Smart FM 95.9
  10. Radio DFM 103,4 fm
  11. Radio Dakta 107 FM
  12. Radio Republik Indonesia (RRI Pro II)
  13. SCTV (Surya Citra Televisi Indonesia)
  14. Televisi kabel kereta KATV dan lain-lain.

Profil Trainer dan Mentor

Semua trainer merupakan pengusaha yang sudah memiliki pengalaman membuka dan mengembangkan usaha sekaligus memiliki wacana managerial yang baik. Jadi materi yang disampaikan bisa langsung diterapkan karena bersifat streetsmart,dipraktekkan dulu baru disampaikan.

Para trainer tersebut antara lain :

  1. Bambang Suharno (Direktur Indonesian Entrepreneur Society, Pemilik Usaha Ayamn Panggang Cici Tegal , Pemilik Warnet Idol@net, Direktur PT. Gallus Indonesia Utama, narasumber bincang bisnis di radio RPK FM, Dakta FM, Delta FM, Pass FM, Bahana FM, dan beberapa radio lainnya)
  2. Anang Sam (Manager Indonesian Entrepreneur Society, Pemilik Anang Sam English, United Books, Bibi Londre, narasumber bincang bisnis di berbagai radio)
  3. Wan Muhammad Hasyim (Pemilik jaringan toko mainan Toy Smart dan Idolmart 57 toko).
  4. Adi Kriswanto (General Manager Distributor PT. Graha Prima, pemilik usaha tour & travel dan usaha ekspedisi kapal laut)
  5. Bambang Soekartiko (Si Raja Madu). Pensiunan Pegawai Negeri Sipil Departemen Kehutanan, pengusaha madu “Bina Apriari” penerima penghargaan Agroentrepreneur Award dari Menteri Pertanian, telah keliling dunia berkat madu, delegasi Indonesia dalam kongres madu International.
  6. Hermawan GS (Pendiri Gilang Motor Indonesia 9 toko, 2 Resto Seafood Koki Aina, Kepala cabang PT. Adhimix)
  7. Drs. Adriano Rusfi, Psi (Senior Psikologi, Konsultan Pendidikan dan HRD)
  8. Apud Kusaeri (Pemilik Trusco Consulting, sekolah Taman Kanak-kanak)
  9. Jade Wasito (Pemilik PT. BSA Stainless Steel)
  10. Arief Zulkarnaen (Pemilik Jodi Minimarket)
  11. Didid A. Pamungkas ( Internet marketing)
  12. Amir Hamzah (Juragam pepaya, pemilik agroprima.com)
  13. Waryono (Office boy entrepreneur)
  14. Riza Ananto (ahli administrasi bisnis, pemilik toko pakaian)
IES juga menyediakan tenaga konsultan/mentor  bisnis untuk membantu para pengusaha dalam meningkatkan bisnisnya baik mengenai adminsitrasi bisnis, SOP (standard operating procedur), financial, marketing, SDM dan produksi melalui program IES Business Solution (IBS).